Breaking News
Tulis & Tekan Enter
Logo

Gelar Dialog Akademik, HME FT-UNIFA Berharap Ada Solusi Dari Kegiatan Ini

Himpunan Mahasiswa Elektro Fakultas Teknik Universitas Fajar (HME FT-UNIFA) menyelenggarakan dialog akademik di mini ballroom bersama ketua jurusan dan dosen-dosen program studi teknik elektro yang ikut menghadiri kegiatan tersebut pada hari Rabu, 27 November 2019. Dialog akademik diadakan karna melihat kondisi mahasiswa yang memiliki keluh kesah terhadap kinerja dosen. Banyak masalah yang terjadi dikalangan mahasiswa yang membuat mahasiswa sudah tidak sabar untuk mengutarakan segala masalah yang mereka alami. Menjadi mahasiswa bukan hal yang mudah dan tidak pula hal yang sulit seperti yang dibayangkan oleh kalangan sekitar. Terlalu banyak orang fobia dengan predikat mahasiswa. Tugas yang menumpuk, membuat makalah, persentasi, belum lagi ditambah dengan kegiatan kampus yang sangat padat. Alfandi Dwi Putra selaku ketua himpunan dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan dialog akademik ini diadakan berawal dari masalah yang terjadi pada teman-teman mahasiswa terkhusus dalam metode pembelajaran. Kemudian dia menambahkan dialog akademik sebagai ajang curhatan berbagai mahasiswa terkhusus mahasiswa elektro Universitas Fajar. Salah satu mahasiswa mengutarakan keluh kesahnya saat dialog berlangsung mengatakan tentang tidak adilnya dosen terhadap sebagian besar mahasiswa. Salah satu contohnya, memenuhi tugas yang sesuai permintaan dosen malah kami tidak diluluskan. Namun, mahasiswa yang tidak mengumpulkan tugas malah lulus dalam mata kuliah tersebut.Ketua program studi teknik elektro menanggapi dan membahas berbagai masalah yang terjadi dikalangan mahasiswa terkhusus di mahasiswa elektro. Tidak ada laporan yang masuk tentang kinerja dosen selama ini, jadi tidak ada tindakan yang dilakukan. “Kalaupun mahasiswa memiliki keluh kesah terhadap kinerja dosennya, laporkan saja ke prodi atau di penasehat akademik (PA) nanti kita akan memproses jika itu terjadi. Namun, sampai saat ini tidak ada laporan tentang hal ini,” ujar Safaruddin selaku ketua program studi teknik elektro . “Mahasiswa juga dapat melakukan konfirmasi ke penasehat akademik ( PA) jika ada masalah terhadap dosen kalian, karena penasehat akademik (PA) sebagai orang tua kalian dikampus,” ungkapnya. Melihat fakta yang terjadi dikalangan mahasiswa, dibutuhkan dosen yang mampu berlaku adil terhadap mahasiswa. Banyak aturan yang tidak masuk akal yang terapkan membuat mahasiswa jenuh dalam perkuliahan. Kemudian salah satu dosen juga menanggapi pertanyaan dari mahasiswa. Untuk menjadi mahasiswa jangan pernah melupakan hak sebagai mahasiswa. Menjadi mahasiswa harus selalu meningkatkandaya kritis. “Sebagai mahasiswa jangan lupakan hak kamu. Jiwa kritis harus selalu ada di dalam dirimu. Jika ada masalah yang terjadi jangan pernah takut atau malu mengutarakan masalah ke dosen prodi (program studi) atau di penasehat akademik (PA) pastinya kami akan membantu,” ungkap Asmawati Asiz selaku dosen. “Kalian jangan diam membodohi diri sendiri jika ada sesuatu yang tidak sesuai harapan kalian. Di organisasi kalian sudah mendapatkan cara memecahkan masalah. Penasehat akademik (PA) dan ketua program studi siap membantu kalian selama hal itu masuk akal,” ucapnya. Dalam dialog akademik ini, banyak saran dan tanggapan yang disampaikan oleh mahasiswa. Kemudian mahasiswa berharap masukan tersebut dipertimbangkan dan dievaluasi nantinya.


Tinggalkan Komentar